duhai Rabbi..
Diri ini miskin rahmat, kaya nista
dalam takbir aku dusta..
Dalam ruku aku menipu..
Dalam sujud aku mabuk..
Duhai Rabbi..
Tak kuasa hamba menerima siksa dan azab-Mu
namun tak pelak hamba berlaku buruk
namum tak jarang hamba menuruti nafsu
duhai Rabbi..
Walau tak kulihat engkau dalam pandangku,
tak kutahu Engkau dalam imajiku..
Tapi kurasakan Engkau dalam napasku,
ku pandang Engkau dalam sifat-sifatMu..
Duhai Rabbi..
Aku mabuk dalam kerinduan memandang DzatMu..
Aku yakin pertemuan denganMu..
Pecinta ini akan menunggu masa pingitan
dengan shalat dan sabar
dan kala masa itu datang..
Meski cintaku tak bermahar ketakwaan,
meski cintaku penuh noda kenistaan
hingga Engkau melemparkanku ke neraka,
niscya aku akan benar-benar mengatakan pada seluruh penghuni neraka
bahwa aku... Oh Maha Suci Tuhanku...
Sungguh-sungguh sangat mencintaiMu
Diri ini miskin rahmat, kaya nista
dalam takbir aku dusta..
Dalam ruku aku menipu..
Dalam sujud aku mabuk..
Duhai Rabbi..
Tak kuasa hamba menerima siksa dan azab-Mu
namun tak pelak hamba berlaku buruk
namum tak jarang hamba menuruti nafsu
duhai Rabbi..
Walau tak kulihat engkau dalam pandangku,
tak kutahu Engkau dalam imajiku..
Tapi kurasakan Engkau dalam napasku,
ku pandang Engkau dalam sifat-sifatMu..
Duhai Rabbi..
Aku mabuk dalam kerinduan memandang DzatMu..
Aku yakin pertemuan denganMu..
Pecinta ini akan menunggu masa pingitan
dengan shalat dan sabar
dan kala masa itu datang..
Meski cintaku tak bermahar ketakwaan,
meski cintaku penuh noda kenistaan
hingga Engkau melemparkanku ke neraka,
niscya aku akan benar-benar mengatakan pada seluruh penghuni neraka
bahwa aku... Oh Maha Suci Tuhanku...
Sungguh-sungguh sangat mencintaiMu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar