Jumat, 22 Agustus 2014

Yuk Kembali ke Desa !




 Sumber (https://www.facebook.com/aya.tasripah)

Sabtu, 9 Agustus 2014, Saya mengadakan kunjungan ke areal pertanian padi di kota Changhua, Taiwan guna melihat kemajuan sistem pertanian di Taiwan, dengan didampingi oleh Mr. Surian Chang (Chang Kuo-An), seorang konsultan teknik pertanian berkewarganegaraan Indonesia yang tinggal di Taiwan.

Dalam kunjungannya tersebut diperoleh informasi yang sangat berharga terkait sistem pertanian di Taiwan. Saat ini di Taiwan, rata-rata sawah seluas satu hektar mampu menghasilkan 9 ton gabah sekali panen dengan keuntungan diperkirakan sebesar Rp. 18.000.000,- (Delapan belas juta rupiah). Hal ini karena keunggulan teknologi pertanian dengan peralatan/permesinan modern dari mulai proses penyemaian bibit hingga p

Jika sistem pertanian di Taiwan ini diterapkan di Indonesia maka ada beberapa hal keuntungan yang didapat yaitu negara Indonesia akan menjadi negara yang surplus akan pangan sehingga tidak perlu lagi import beras dari negara lain dan mengurangi jumlah tenaga kerja muda yang bekerja ke luar negeri (TKI), karena dengan menggunakan sistem pertanian modern hasil yang didapatkan akan sangat menguntungkan sehingga tidak perlu menjadi TKI ke luar negeri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar