Selasa, 15 Juli 2014

Musuh dalam diri manusia dan cara mengatasinya

Inilah Musuh Manusia Yang
Sebenarnya
1. Rasa Marah
Rasa gejolak yang datang dari
diri sendiri terhadap
lingkungan. Coba bersabar dan kendalikan,
kadang tidak semua yang kita
inginkan bisa terwujud.
Cara mengendalikan : Tarik nafas dalam-dalam
lewat hidung lalu
hembuskan perlahan melalui mulut, lakukan secara
teratur
sampai timbul rasa lega. kalo belum kunjung reda,
coba
lampiaskan kemarahan melalui
tulisan di atas kertas.
2. Takut
Perasaan yang timbul apabila
kita merasa tidak mampu
menghadapi sesuatu peristiwa
yang terjadi. Sugesti yang seakan-akan
membisikkan kita bahwa
sesuatu yang buruk akan
terjadi, padahal kenyataannya
belum tentu seperti itu.
Cara mengendalikan : Berpikir positif dan
bayangkan bahwa
semua akan berjalan dengan
baik dan menghasilkan sesuatu
yang memuaskan.
3. Kikir/Pelit
Rasa susah memberikan
sesuatu pada orang lain. Rezeki sudah ada yang
mengatur, jadi kita tidak
mungkin rugi memberikan
sebagian milik kita, bahkan
dengan memberikan sesuatu
kepada orang lain, mungkin ada balasan yang lebih
berharga dari sesuatu yang
kita berikan kepada orang lain.
Cara mengendalikan : Lihat dari
sisi hati nurani kita, tapi jangan
mudah tertipu oleh penampilan orang lain.
4. Ragu
Bimbang atau bingung atau
tidak ada suatu tekad yang
bulat untuk melakukan
sesuatu. Hidup adalah pilihan, tetapi
dalam memilih harus
dipikirkan terlebih dahulu.
Salah dalam memilih dapat
mengakibatkan suatu
penyesalan.
Cara mengendalikan : Pilih baik atau
buruknya dengan pikir
panjang.
5. Takabur
Rasa yang menganggap
kesuksesan suatu bidang
hanya karena usaha sendiri. Manusia adalah
mahluk sosial
yang saling membutuhkan
satu sama lain. Dan tidak akan
mungkin bisa hidup sendiri
tanpa bantuan.
Cara mengendalikan : Bersyukur dengan hasil yang
sudah
dicapai bukan karena diri
sendiri tapi dengan bantuan
orang lain juga.
6. Buruk Sangka
Memandang seseorang dari sisi
negatifnya saja walaupun hal
itu belum tentu benar. Berpikir negatif bisa
menyebabkan kebencian
walaupun kenyataannya tidak
seperti hal yang dipikirkan.
Yang parahnya, terkadang
persangkaan kita tiada berdasar dan tidak
beralasan.
Memang semata-mata sifat
kita suka curiga dan penuh
sangka kepada orang lain, lalu
kita membiarkan pikiran
tersebut bersemayam di dalam hati. Bahkan kita
membicarakan serta
menyampaikannya kepada
orang lain dan dapat
menyebabkan fitnah. Setiap
orang memiliki kelebihan dan kekurangan masing-
masing
yang berbeda-beda.
Cara
mengendalikan : Jangan
berpikir kita orang yang
sempurna dan banyak
mengingat kebaikan seseorang.
7. Malas
Tidak suka bekerja atau tidak
ada keinginan melakukan
sesuatu hal. Waktu itu gratis, tapi sangat
berharga. Kamu tidak akan
dapat memiliki, tapi dapat
memanfaatkannya. Kamu
tidak dapat menyimpan, tapi
dapat menghabiskannya. Sekali kehilangan, kamu
tidak
akan bisa mendapatkannya
kembali.
Cara mengendalikan :
Lakukan sesuatu yang
berguna. Buat rencana dan
tujuan hidup agar kita memiliki motivasi dan
semangat dalam melakukan
suatu hal.
8. Iri/Cemburu
Orang yang kurang senang
melihat orang lain beruntung. Rezeki setiap orang
berbeda-
beda, mungkin di bidang yang
satu, orang lain lebih
beruntung, coba di bidang lain
mungkin kita bisa lebih
unggul.
Cara mengendalikan : Jika orang lain sukses dalam
suatu bidang, jadikan motivasi
buat kita untuk berusaha lebih
baik mungkin di bidang lain
kita bisa lebih sukses.
9. Sombong
Merasa superior, tinggi hati,
angkuh, congkak, paling hebat
dan ingin dipuji oleh orang lain. Diatas awan masih
ada langit.
Orang yang seperti ini kadang
dijauhi dan dibenci orang lain.
Cara mengendalikan : jangan
merasa kita lebih baik dari
orang lain, bersikaplah rendah hati dan santun.
10. Ceroboh/Pelupa
Kurang hati-hati dan kurang
teliti dalam melakukan sesuatu
dan selalu ada suatu kekeliruan
atau kesalahan. Merepotkan dan merugikan
diri sendiri dan orang lain. Cara
mengendalikan : Teliti dan
selalu periksa atau
memastikan dalam bertindak
apakah sudah benar atau belum. Konsentrasi.
Bawa
catatan.
11. Putus Asa
Mudah menyerah dan apabila
mengalami kegagalan seolah-olah sudah tidak ada
harapan
lagi baik untuk masa
depannya. Kegagalan adalah kesuksesan
yang tertunda. Orang yang
sukses pasti mengalami gagal.
Cara mengendalikan : Berusaha dengan baik
walaupun gagal,
jangan menyerah dan tidak mengulangi kesalahan
yang
sama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar